Islamic Online University Hadits 102
442
pertolongan berasal dari-Nya. Ada yang lainnya yang tidak dapat
membentuk pendapat apapun tentang hal ini.
Ahlus Sunnah wal Jamaah semuanya setuju bahwa roh tersebut
diciptakan. Kesepakatan mereka tentang hal ini telah diriwayatkan oleh
Muhammad Ibnu Nasr al-Marwazi, Ibnu Qutaybah dan lainnya. Bukti
bahwa roh itu diciptakan, adalah ayat yang satu ini, “Allah adalah
Pencipta dari segala sesuatu” (ar-Rad 16). Ini adalah pernyataan umum
yang lengkap yang tidak terkhusus dalam bentuk apapun. Ini berlaku
untuk, antara lain, jiwa. Seseorang tidak dapat membaliknya dengan
mengatakan bahwa itu seharusnya berlaku untuk sifat-sifat Ilahi juga.
Karena, sifat-sifat Allah adalah bagian dari Makhluk-Nya. Allah adalah
Allah yang berhak dengan semua sifat-sifat kesempurnaan. Ilmu-Nya,
kekuasaan-Nya, hidup-Nya, pendengaran-Nya, penglihatan-Nya, dan
semua sifat-sifat-Nya adalah bagian dari Ciptaan-Nya. Hakikat-Nya yang
memiliki hak dengan sifat-sifatnya adalah Pencipta; semua yang lainnya
adalah ciptaan. Ini dikenali dengan kepastian bahwa roh itu bukan Allah
bukan juga salah satu sifat-Nya; roh itu hanyalah salah satu dari
makhluk ciptaan-Nya...
Pandangan bahwa roh itu tidak diciptakan tidak dapat memperoleh
dukungan dari ayat, “Roh itu termasuk urusan dari Tuhan-ku.” Amr di
sini tidak bermakna perintah tetapi sesuatu yang diperintahkan (al-
ma’mur). Ini menggunakan verbal noun (kata benda) dalam artian objek
dari kata kerja yang cukup umum dalam bahasa. pendapat lain, yang
mengacu kepada fakta bahwa Allah menganggap roh itu berasal dari-
Nya, juga tidak benar. Hal-hal yang dianggap berasal dari Allah ada
dua macam: Pertama, sifat-sifat yang tidak ada pada diri mereka seperti
ilmu, kekuatan, perkataan, pendengaran, penglihatan, dan sebagainya.
Perkara-perkara ini berasal dari Allah karena sebuah sifat dianggap
berasal dari subjeknya. Yang kedua adalah hal-hal yang ada dalam diri
mereka, seperti rumah (bayt), onta betina (naqah), hamba (‘abd), utusan
(rasul) dan roh (ruh). Hal-hal ini dianggap berasal dari-Nya karena
benda-benda yang diciptakan dianggap berasal dari Penciptanya.
Anggapan itu hanya menekankan keutamaan dan kehormatan dari benda
yang dianggap berasal dan membedakannya dari benda lainnya dari
jenisnya...
Ada juga sebuah perbedaan pendapat tentang sifat yang penting dari roh.
Sebagian mengatakan itu adalah sebuah tubuh. Sebagian mengatakan itu
adalah sebuah kebetulan. Yang lainnya mengatakan bahwa mereka tidak
mengetahui apa itu, baik berwujud secara fisik maupun sebuah kebetulan.